Quintel Blogger theme

A free Premium Blogger theme.

Jumat, 08 Maret 2019

Menggunakan Barang Branded: Antara Memilih Keinginan atau Investasi?


Tuntutan gaya hidup yang tinggi membuat banyak masyarakat yang mengincar barang branded. Trend menggunakan barang branded dan ori ini sudah ada sejak dulu namun semakin ke sini peminatnya semakin banyak. Tidak hanya yang baru saja, namun barang yang preloved pun banyak peminatnya. Oleh sebab itulah saat ini persaingan brand atau merek di pasaran semakin ketat, siapa yang paling banyak diminati itulah pemenangnya. Barang branded ini pun beragam mulai dari jam tangan, sepatu, tas, dompet, ikat pinggang, fashion, dan masih banyak lagi lainnya. Harganya pun tidak main-main dimana dimulai dari ratusan ribu sampai dengan ratusan juta rupiah, bahkan ada satu buah barang branded yang di banderol dengan harga 1 miliar rupiah. 

Yang membuat barang branded ini mahal karena kerumitan pembuatannya dimana tersusun dari komponen-komponen kecil yang dirangkai menjadi sebuah mahakarya yang luar biasa. Tidak hanya itu saja bahan pembuatan yang digunakan pun sangat berkualitas, semakin terbatas bahan pembuatannya maka semakin mahal pula harga barang branded tersebut. Lantas menggunakan barang branded tersebut termasuk dalam memilih keinginan atau investasi? Simak penjelasannya di bawah ini:

Logika Di Balik Penggunaan Barang Branded
Saat membicarakan barang branded dan ori, ada satu hal yang menarik untuk dikulik adalah alasan di balik penggunaan barang branded tersebut. Apakah penggunaan barang branded itu hanya untuk memilih keinginan atau investasi.  Penggunaan barang branded ini erat hubungannya dengan status sosial. Saat ini sebagian orang terobsesi menjadi kaya atau terlihat kaya karena akan memiliki status sosial yang tinggi. Status sosial tinggi dianggap sangat penting karena membuat orang tersebut merasa dihormati, dihargai, dimana untuk menunjukkannya bisa dengan penampilan, dengan baju yang dipakai, sepatu, tas, dan lain sebagainya. 

Untuk mendapatkan status sosial tinggi dengan menggunakan barang-barang branded harus merogoh kocek dalam karena harga yang mahal. Oleh sebab itu saat akan membelinya penting untuk memperhatikan dua hal yaitu pembelian tersebut untuk memenuhi kebutuhan atau memenuhi keinginan. Boleh-boleh saja membeli barang branded karena memiliki kualitas terbaik, terutama jika finansial sudah mampu maka sah-sah saja, asalkan tidak memaksakan diri terutama jika finansial belum mencukupi.

Kapan Barang Branded Disebut Investasi?
Tidak selamanya barang branded hanya dijadikan sebagai pemenuhan keinginan saja karena ada saatnya barang branded dibutuhkan sebagai investasi. Bagi orang-orang tertentu dengan jabatan dan posisi tertentu barang branded menjadi hal wajib yang harus dimiliki karena berfungsi sebagai investasi. Contohnya adalah manajer atau pemimpin perusahaan yang mana harus menggunakan barang branded untuk tampil percaya diri. Dengan menggunakan barang branded akan menimbulkan kesan terpercaya dan membangun kredibilitas. Hal tersebut akan sangat membantu sekali dalam urusan bisnis terutama dalam membangun relasi dengan klien penting perusahaan. Barang branded tersebut juga bisa dijadikan investasi karena saat membutuhkan uang barang tersebut akan mudah dijual karena peminatnya yang banyak. Khusus barang branded limited edition harganya 10 tahun ke depan akan memiliki harga jual tinggi sehingga bisa dijadikan investasi.

Demikianlah penjelasan tentang penggunaan barang branded untuk memilih keinginan atau investasi yang menarik di simak, semoga informasi ini bermanfaat. 

Ingin jam tangan branded dan bisa menjadi investasi? cek katalog terbaru di www.fossil.co.id 

1 komentar: